Menjadi Narablog yang Bermanfaat di Era Digital? Kenapa Tidak?

bangga menjadi narablog pada era digital

Blogger, kata yang baru ku kenal setelah masuk bangku perkuliahan. Bagaimana tidak, aku tinggal dan besar di daerah yang hampir tidak ada jaringan. Untuk mendapatkannya, aku harus berjalan kaki sekitar satu kilometer dari rumah. Kampung Cianten namanya. Aku menuntut ilmu disana dari mulai sekolah TK (Taman Kanak-kanak) sampai tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Karena di sekolah SMP ku sama sekali tidak ada jaringan, alhasil tidak pernah ada yang namanya tugas membuat artikel apalagi website/blog. Untuk belajar komputer saja, hanya ada dua buah PC jadul dengan operating system Windows XP dan satu printer tua yang ketika mencetak, suaranya terdengar sampai keluar kelas. Dan itu kita pakai untuk sekitar 30 orang setiap seminggu sekali. Jadi tidak semua mendapatkan bagian ketika ada praktik komputer. Itu semua terjadi sampai aku lulus SMP.

cianten darurat sinyal
Beberapa anak sekolah yang sedang mencari sinyal

Setelah lulus Sekolah Menengah Pertama, aku melanjutkan sekolah di Madrasah Aliyah di daerah Cibinong, Bogor. Bukan apa-apa, karena memang di Cianten tidak ada sekolah tingkat lanjut setelah SMP. Namun sayang, lagi-lagi tidak ada pelajaran mengenai website disana. Hanya ada pelajaran Photoshop tanpa ada akses internet.

Waktu terus berlalu sampai akhirnya aku lulus sekolah dan melanjutkan pendidikan di bangku kuliah di Jakarta. Jurusan yang ku ambil adalah teknik komputer, karena rasanya akan ada wawasan yang belum pernah kudapatkan jika mengambil jurusan itu. Dan benar saja, banyak pelajaran yang belum pernah kupelajari sebelumnya selain pelajaran Agama, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Awal Mula Mengenal Blog

Pertama mengenal kata blog adalah disaat ada tugas kuliah membuat artikel tentang “Macam-macam Keyboard Komputer” yang harus di publish kedalam blog. Awalnya pasti membingungkan karena memang pertama kalia aku belajar tentang blogging. Aku membuat blog tersebut mengikuti tutorial di YouTube, dan untuk isi artikelnya aku copy paste 100% dari blog orang lain. Namanya juga pertama, yang penting postingan penuh dan tugas selesai hehe.

Lebih Mengenal Dunia Blogging Berkat Komunitas

gambar asli: freepik.com

Singkat cerita, aku berselancar di salah satu sosial media, Facebook. Ada sebuah grup yang membuat aku penasaran ingin bergabung disana, Blogger Indonesia namanya. Aku tipe silent reader ketika berada di sebuah grup, tapi sambil mempelajari ilmu apa yang ada didalamnya. Akhirnya setelah beberapa lama belajar di grup tersebut, aku mendapatkan banyak ilmu. Mulai dari cara ngeblog yang baik sampai cara menghasilkan uang lewat blog. Dan aku baru tahu ternyata kita bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah hanya dengan ngeblog.

Tak puas hanya belajar lewat grup Blogger Indonesia, aku ikut bergabung dengan Komunitas Blogger Jakarta. Selain karena aku tinggal di Jakarta, dengan bergabung grup yang sesuai lokasi diharapkan bisa ikut gabung ketika ada acara kumpul bareng untuk belajar membahas seputar blogging. Dan akhirnya kesempatan itu muncul. Awal mula pertemuan dengan anggota Blogger Jakarta itu di Kota Tua. Karena itu pertemuan pertama kita, jadi disana baru membahas tentang kepengurusan anggota dan rencana acara-acara untuk kegiatan berikutnya.

Lama bergabung dengan Komunitas Blogger Jakarta, keinginanku untuk belajar tentang blogging semakin tinggi. Ternyata banyak hal yang belum aku ketahui tentang dunia blogging. Mulai dari cara membuat judul yang bisa membuat orang penasaran, sampai teknik SEO (Search Engine Optimization) yang katanya berguna untuk meningkatkan reputasi blog kita di mesin pencari seperti Google agar blog kita berada di peringkat pertama. Karena dengan berada di urutan pertama, kesempatan blog kita dibaca oleh orang akan semakin besar.

Karena ketertarikanku dengan dunia blogging semakin tinggi aku mulai mencoba membuat beberapa blog. Mulai dari platform Blogger sampai WordPress dan hosting berbayar. Mulai dari pembahasan tutorial, jasa desain, sampai bisnis. Tadinya semua itu aku lakukan karena aku yakin dengan banyak blog, maka penghasilanku akan semakin tinggi. Namun ternyata, keyakinan itu hilang saat rasa malas datang. Yang tadinya janji pada diri sendiri akan rutin melakukan posting, yang ada hanya domain aktif tanpa artikel.

Melawan Malas, Kunci Sukses Seorang Blogger

Beberapa bulan berlalu hingga akhirnya aku bertemu seseorang yang membuat motivasi ku muncul kembali. Ia dengan terang-terangan memperlihatkan pendapatan yang didapatnya dari blog. Blog gratisan pula. Dan dia bercerita bahwa hasil yang didapatnya bukan dari usaha yang instan, tapi dari kesabaran yang tiap hari mengupdate artikel tanpa perduli mau ada yang baca atau tidak. Dan ternyata sekarang blognya sudah ramai pengunjung. Akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan sisa masa aktif domainku untuk mengisi kekosongan artikel.

Hasil tidak membohongi usaha. Kalimat itu memang bukan hanya kata mutiara belaka. Akhirnya, setelah beberapa bulan rutin melakukan update artikel, mulai ada pengunjung yang murni hasil pencarian dari google. Sungguh senang rasanya jika tulisan kita ada manfaatnya untuk orang lain.

Bangga Menjadi Narablog di Era Digital

Dengan melihat perkembangan blog ku yang semakin meningkat, aku tambah semangat lagi untuk terus update artikel yang bermanfaat. Semoga dengan tulisanku ini makin banyak orang yang terbantu dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapinya. Oia, dengan ilmu yang telah kudapatkan ini walaupun belum seberapa, semoga aku bisa mengamalkan ilmu yang didapat kepada masyarakat di kampung ku agar mereka melek teknologi dan tahu bahwa banyak sekali peluang yang dapat lewat teknologi khususnya blogging.

Resolusi Seorang Blogger untuk Menyambut Tahun 2019

Ada beberapa keinginan di tahun 2019 ini. Khususnya untuk membantu mensejahterakan kampung kelahiranku.

1. Dapat mengenalkan kepada masyarakat pentingnya teknologi, karena yang namanya teknologi setiap waktu akan semakin maju. Jika kita diam, maka akan semakin tertinggal.
2. Dapat membantu memperkenalkan tempat wisata di Cianten lewat blog.
3. Dapat berbagi ilmu yang sudah didapat tentang blogging kepada masyarakat khusunya para pelajar.
4. Dapat merealisasikan pembangunan BTS di Cianten agar jaringan yang tersedia lebih luas dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat.
5. Lebih produktif lagi untuk menambah jumlah postingan di blog.
6. Mempelajari teknik penulisan yang baik dan benar, teknik SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) lebih dalam lagi.
7. Dapat membuat blog yang bermanfaat bagi semua orang.

Nah itulah ulasan singkatku tentang rasa bangga ketika kita menjadi seorang narablog di era digital yang bermanfaat bagi orang lain dan juga beberapa resolusi yang menjadi motivasi kita kedepan di tahun 2019 ini. Semoga tulisan diatas bermanfaat bagi kalian para pembaca setia blog ini. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.